Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan
Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla

Pembagian Warisan Al -ThufI

Djuraeri Tahir (Kemenag Sulbar)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2026

Abstract

Abstrak Dalam perkembangan hukum Islam, metodologi berperan penting sebagai fondasi dalam proses penemuan dan pembentukan hukum (istinbāṭ al-aḥkām). Metodologi menentukan arah, dasar, dan sumber yang dijadikan rujukan dalam menafsirkan teks-teks syariat, serta dalam menjawab tantangan zaman. Salah satu persoalan penting tentang warisan dan relevansinya, dalam membangun kemaslahatan hukum Islam dari dinamika sosial dan kebutuhan umat. Dinamika sosial-politik yang terus berubah menuntut adanya inovasi metodologis agar hukum Islam tetap kontekstual dan solutif terhadap persoalan umat masa kini. Salah satu tokoh dalam pemikiran maslahat adalah Najm Al Din Abu Rabi Sulaiman ibn Abd Qawi ibn Abd Karim ibn Sa„id Ibnu As-Shufi, dikenal dengan nama Al-Tufi. Beliau dilahirkan pada 257 H.4 Al Thufi wafat pada 716 H, Al-Thufi termasuk salah satu imam yang disegani di kalangan ulama yang bermadzhab Hanbali. Beliau sangat cerdas, kuat hafalannya, merdeka dalam berfikir, tidak takut untuk membuat pembaharuan pendapat dalam setiap masalah yang dihadapinya, dan juga menguasai banyak cabang ilmu selain fiqh dan ushul fiqh.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

almutsla

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Jurnal Al Mutsla The journal contains many variants of the field Research and many variants of Islamic studies, among others Islamic education, the Shariah, Islamic thought, Study Al Quran and Hadits, Islamic economi, Islamic studies, Sosial Islamic and other general ...