Paradigma kerja Bring Your Own Device (BYOD) telah menjadi tren global yang menawarkan efisiensi operasional serta fleksibilitas tinggi bagi organisasi modern. Namun, integrasi perangkat pribadi ke dalam jaringan perusahaan menimbulkan tantangan keamanan informasi yang serius serta dilema etika terkait privasi data. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis tantangan keamanan BYOD dan dilema etika yang muncul dalam konteks kepatuhan terhadap regulasi pelindungan data pribadi. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun BYOD terbukti meningkatkan produktivitas, banyak organisasi masih minim dalam menerapkan kebijakan keamanan yang komprehensif. Selain itu, terdapat ketegangan antara tuntutan perusahaan untuk memonitor aset data melalui perangkat lunak manajemen perangkat seluler dan hak privasi individu karyawan. Temuan juga menyoroti aspek lingkungan di mana penggunaan perangkat BYOD yang tidak terkontrol berpotensi meningkatkan jejak karbon secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kerangka kerja yang tidak hanya mengandalkan kontrol teknis, tetapi juga mengintegrasikan etika profesi serta kepatuhan hukum sangatlah penting. Perumusan kebijakan yang transparan serta pembangunan budaya keamanan siber yang kuat menjadi kunci utama dalam menyeimbangkan perlindungan aset korporat dengan penghormatan penuh terhadap hak privasi pekerja di era transformasi digital.
Copyrights © 2026