Masa remaja merupakan masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang telah melalui semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa perubahan psikologis,dan perubahan sosial. Merokok pada usia remaja memiliki dampak yang serius. Nikotin dalam rokok bersifat adiktif dan dapat mengganggu perkembangan otak yang berlangsung hingga usia 25 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok pada siswa Sekolah Menegah Pertama Negeri di Kota Tarakan, dengan fokus pada karakteristik usia, jenis kelamin, frekuensi merokok, perilaku merokok. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 355 responden yang dipilih secara random sampling. Hasil penelitian menujukan mayoritas responden memiliki perilaku kurang (65,6%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok pada remaja Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Tarakan berada pada katagori kurang. Oleh karna itu sekolah perlu menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok, mengadakan program edukasi anti rokok yang melibatkan siswa, serta menyelenggarakan penyuluhan rutin bagi guru dan orang tua tentang strategi pencegahan merokok pada remaja.
Copyrights © 2026