Pemanasan yang dialami beton akibat suhu kebakaran mengakibatkan perubahan pada kekuatan yang tersisa pada beton. Hal yang mendasari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perubahan kekuatan kuat tekan dan tarik belah serta perbandingan persentase penurunan pada beton pasca bakar dengan variasi suhu yang berbeda. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan metode eksperimen laboratorium. Proses penelitian dimuai dari pengujian agregat, pembuatan dan perawatan sampel serta pembakaran. Pembakaran dilakukan dengan suhu konstan 100°C dan 150°C serta suhu bervariasi 25 - 100°C, 100 - 200°C, 200 - 300°C dan 300 - 400°C selama 2 jam kemudian diuji kuat tekan dan tarik belahnya . Berdasarkan rumusan masalah, hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan tarik dan belah pada suhu bervariatif lebih cepat mengalami penurunan dengan rata-rata 31,23% kuat tekan dan 35,3% tarik belah pada beton normal, jika dibandingkan dengan suhu konstan yang hanya mengalami rata-rata penurunan kuat tekan 12,24% dan 25,95% tarik belah pada beton normal
Copyrights © 2026