Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dasar saluran akibat variasi debit aliran dan ukuran butiran sedimen pada saluran terbuka model laboratorium. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model saluran berbentuk trapesium, menggunakan tiga variasi debit (0,0026 m³/det; 0,0034 m³/det; 0,0045 m³/det), tiga variasi ukuran butiran sedimen (2,36 mm; 1,18 mm; 0,85 mm), serta tiga variasi waktu pengaliran (8, 16, dan 24 menit). Data diperoleh melalui pengukuran kecepatan aliran dengan current meter dan tinggi muka air dengan mistar ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar debit dan kecepatan aliran, semakin tinggi angka Froude yang dihasilkan, sehingga peluang terjadinya perubahan dasar saluran meningkat. Bentuk dasar saluran (bedforms) mengalami perubahan dari ripples pada aliran subkritis, menjadi dunes pada aliran kritis, hingga transisi pada kondisi superkritis. Temuan ini memberikan pemahaman penting mengenai pengaruh debit dan variasi sedimen terhadap konfigurasi dasar saluran terbuka, yang dapat dijadikan dasar perencanaan bangunan pengendali sungai maupun saluran irigasi.
Copyrights © 2026