Keterlambatan dalam proyek konstruksi sering kali menjadi penyebab utama pembengkakan biaya dan penurunan efisiensi proyek. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi keterlambatan tersebut adalah metode crashing, yaitu percepatan waktu dengan menambah sumber daya manusia guna mengoptimalkan durasi penyelesaian proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode crashing dalam mempercepat waktu pelaksanaan proyek pembangunan pelabuhan serta dampaknya terhadap biaya dan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data proyek yang mencakup jadwal awal, estimasi biaya tambahan akibat percepatan, serta dampak penambahan tenaga kerja terhadap penyelesaian proyek. Data diperoleh dari dokumentasi proyek, wawancara dengan pihak terkait, serta simulasi jadwal menggunakan metode crashing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode crashing dengan penambahan sumber daya manusia mampu mengurangi durasi proyek secara signifikan tanpa meningkatkan biaya secara berlebihan. Dengan strategi penambahan tenaga kerja yang tepat, proyek dapat diselesaikan lebih cepat dengan tetap menjaga kualitas konstruksi dan efisiensi anggaran. Kesimpulan dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengelola proyek dalam mengoptimalkan perencanaan waktu dan alokasi sumber daya guna meminimalisir keterlambatan serta meningkatkan efektivitas manajemen proyek konstruksi.
Copyrights © 2026