Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif yaitu pengamatan langsung (observasi) dan wawancara langsung di lapangan. Metode tersebut diambil karena sumber data yang digunakan penulis adalah mandor dengan kelompok tenaga kerjanya yang sedang bekerja, agar diperoleh data yang valid dan aktual dari lapangan. Tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Jl.S.Poso LR.77 A adalah 0.12 m2/hari,. Tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Lorong 4 Jl. Bayam, adalah 0.17 m2/hari,. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Jl.S.Poso LR.77 A lebih rendah. Biaya upah realisasi tenaga kerja di lapangan lebih murah dari pada analisa biaya upah tenaga kerja yang didapatkan dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), yaitu pada pekerjaan Pemasangan Paving Block 20x20 Jl.S.Poso LR.77 A selisihnya sebesar Rp 2.821.126,00, pada pekerjaan Pemasangan Paving Block 20x20 ,Lorong 4 Jl. Bayam, selisihnya sebesar Rp 4.866.092,00 dengan persentase rata – rata perbandingan sebesar 15 %. Pada pelaksanaan pekerjaan proyek di lapangan perlu diperhatikan kualitas seorang mandor, dengan mempertimbangkan aspek umur, pengalaman kerja, dan pendidikan formal, sehingga akan mampu menciptakan biaya upah yang rendah dengan tingkat produktivitas tenaga kerja yang tinggi sehingga dapat mengurangi terjadinya kerugian tanpa mengurangi dari kualitas pekerjaan
Copyrights © 2026