Dalam era modern, persaingan dunia kerja yang semakin ketat mendorong banyak individu untuk melanjutkan pendidikan tinggi sambil bekerja. Kondisi ini banyak ditemukan pada mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Malang yang menghadapi beban ganda antara pekerjaan dan perkuliahan. Beban kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres, kelelahan, konflik peran, serta kesulitan dalam manajemen waktu yang dapat memengaruhi produktivitas kerja. Di sisi lain, motivasi kerja menjadi faktor penting yang mampu mendorong individu untuk tetap mencapai target kerja meskipun menghadapi berbagai tuntutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap produktivitas kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada mahasiswa yang bekerja sambil kuliah di perguruan tinggi swasta di Kota Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Populasi penelitian berjumlah 130 mahasiswa pekerja dari 4 perguruan tinggi swasta di Kota Malang dengan sampel sebanyak 98 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja serta produktivitas kerja. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh beban kerja terhadap produktivitas kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional dan peningkatan motivasi kerja berperan penting dalam meningkatkan produktivitas kerja mahasiswa yang bekerja sambil kuliah.
Copyrights © 2026