Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kontrol diri dan kesepian terhadap kecanduan media sosial pada mahasiswa di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Subjek penelitian terdiri dari 119 mahasiswa aktif program sarjana (S1) berusia 18–24 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan Brief Self-Control Scale, UCLA Loneliness Scale Version 3, dan Bergen Social Media Addiction Scale. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri dan kesepian secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kecanduan media sosial, dengan kontribusi sebesar 33,2%. Secara parsial, kontrol diri berpengaruh negatif, sedangkan kesepian berpengaruh positif terhadap kecanduan media sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mengendalikan diri dan kondisi psikososial berperan penting dalam perilaku penggunaan media sosial pada mahasiswa. Oleh karena itu, penguatan kontrol diri dan dukungan sosial perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan kecanduan media sosial di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026