Perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan berbagai tantangan, seperti masalah integritas, derasnya arus informasi, menurunnya kualitas relasi interpersonal, serta tuntutan adaptasi terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan Musa dan relevansinya dalam menghadapi tantangan kepemimpinan Kristen di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari Alkitab, buku, artikel jurnal, dan berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan Musa memiliki karakteristik utama, yaitu berpusat pada Allah, rendah hati, berintegritas, mampu menghadapi masalah, melakukan pendelegasian tugas, dan mempersiapkan regenerasi kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut terbukti relevan dalam menjawab tantangan kepemimpinan Kristen di era digital. Implementasi model kepemimpinan Musa dapat diwujudkan melalui penguatan integritas, pemanfaatan teknologi secara bijaksana, pengembangan kolaborasi, serta pembinaan generasi penerus. Dengan demikian, model kepemimpinan Musa memberikan landasan teologis dan praktis bagi pengembangan kepemimpinan Kristen yang adaptif, efektif, dan tetap berakar pada nilai-nilai Alkitab di tengah dinamika era digital.
Copyrights © 2026