Perdagangan internasional antara Indonesia dan Tiongkok memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui peningkatan ekspor komoditas unggulan, investasi, dan integrasi rantai pasok regional. Namun, hubungan dagang ini juga memunculkan tantangan berupa defisit perdagangan, meningkatnya ketergantungan pada produk impor, dan tekanan terhadap daya saing industri dalam negeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan perdagangan internasional Indonesia dengan Tiongkok serta implikasinya bagi kebijakan ekonomi nasional. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan sumber-sumber jurnal, artikel ilmiah, dan laporan terkait perdagangan Indonesia–Tiongkok. Hasil analisis menunjukkan bahwa peluang utama Indonesia terletak pada ekspor komoditas seperti nikel, batu bara, kelapa sawit, dan hasil pertanian, sedangkan tantangan utama mencakup defisit neraca perdagangan, persaingan produk manufaktur Tiongkok, dan ketergantungan pasar. Oleh karena itu, Indonesia perlu memperkuat hilirisasi, diversifikasi pasar, dan peningkatan daya saing industri nasional.
Copyrights © 2026