Abstrak Fraud atau kecurangan dalam laporan keuangan merupakan salah satu permasalahan yang dapat menurunkan kredibilitas perusahaan serta mengurangi kepercayaan investor, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya. Praktik fraud dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya stabilitas keuangan, pertumbuhan perusahaan, dan kualitas laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stabilitas keuangan, pertumbuhan perusahaan, dan kualitas laba terhadap fraud pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 50 perusahaan dengan total 250 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) yang diestimasi menggunakan robust standard errors (White cross-section). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas keuangan dan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap fraud, sedangkan kualitas laba berpengaruh negatif dan signifikan terhadap fraud. Secara simultan, stabilitas keuangan, pertumbuhan perusahaan, dan kualitas laba berpengaruh signifikan terhadap fraud pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Kata kunci: stabilitas keuangan, pertumbuhan perusahaan, kualitas laba, fraud, perusahaan manufaktur
Copyrights © 2026