Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis kompetensi kepemimpinan mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Nias dalam konteks manajemen pendidikan. Melalui pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 12 informan, penelitian ini mengungkap tiga temuan utama. Pertama, mahasiswa memaknai kepemimpinan sebagai pelayanan dan tanggung jawab kolektif yang berakar pada nilai budaya lokal (föna) dan terintegrasi dengan peran guru sebagai manajer kelas. Kedua, kompetensi tersebut terutama dikembangkan di arena non-formal seperti organisasi kemahasiswaan dan proyek akademik, yang berfungsi sebagai laboratorium kepemimpinan praktis. Ketiga, pengembangan kompetensi menghadapi paradoks: didorong oleh motivasi intrinsik dan praktik lapangan, namun dihambat oleh kurangnya integrasi eksplisit dalam kurikulum formal serta kendala struktural-kultural. Simpulan penelitian menekankan perlunya rekonstruksi kurikulum yang secara sistematis mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan berbasis konteks lokal untuk menghasilkan calon guru yang lebih siap memimpin dan mengelola.
Copyrights © 2026