Sistem antrean merupakan salah satu aspek penting dalam operasional minimarket karena memengaruhi efisiensi pelayanan dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menentukan model antrean yang sesuai serta mengevaluasi kinerja sistem pelayanan kasir M-Mart Jalan Majapahit, Kota Mataram berdasarkan data observasi waktu kedatangan dan waktu pelayanan pelanggan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap 51 pelanggan. Distribusi waktu antar kedatangan dan waktu pelayanan diuji menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, sedangkan distribusi waktu pelayanan terbaik dipilih berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC). Selanjutnya, ukuran kinerja sistem dihitung menggunakan formula Pollaczek-Khinchine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu antar kedatangan mengikuti distribusi Eksponensial (p-value = 0,3000), sedangkan waktu pelayanan paling sesuai mengikuti distribusi Weibull dengan nilai AIC terkecil sebesar 504,9279. Berdasarkan notasi Kendall, sistem pelayanan kasir dimodelkan sebagai M/G/1 dengan disiplin pelayanan First Come First Served (FCFS). Hasil analisis menunjukkan laju kedatangan sebesar 0,1292 pelanggan per menit, laju pelayanan sebesar 0,9656 pelanggan per menit, tingkat utilisasi sebesar 0,1338, probabilitas sistem kosong sebesar 0,8662, rata-rata panjang antrean sebesar 0,0138 pelanggan, dan rata-rata waktu tunggu dalam antrean sebesar 0,1071 menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem berada dalam kondisi stabil, belum mengalami bottleneck, dan mampu memberikan pelayanan secara efisien. Meskipun demikian, pemantauan pada jam-jam sibuk tetap diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pelanggan di masa mendatang.
Copyrights © 2026