Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi petani dalam memasarkan hasil pertanian melalui media digital. Namun, pemanfaatan e-marketing oleh petani cabe jamu di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep masih belum optimal yang diduga akibat rendahnya tingkat literasi digital dan literasi e-marketing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan literasi e-marketing petani cabe jamu serta menganalisis pengaruh literasi digital terhadap literasi e-marketing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan data primer yang diperoleh dari petani cabe jamu. Analisis untuk melihat pengaruh antar variabel menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital dan literasi e-marketing petani cabe jamu berada pada kategori rendah. Selain itu, pada hasil analisis menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi e-marketing petani cabe jamu. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital dapat meningkatkan literasi e-marketing petani.
Copyrights © 2026