Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif penerapan metode Job Order Costing dan Process Costing dalam penentuan harga pokok produksi (HPP) berdasarkan karakteristik proses produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Objek penelitian dipilih secara purposive, yaitu Melati Tailor dan Maju Bakery di Kabupaten Muaro Jambi, karena mewakili dua karakteristik produksi yang berbeda, yaitu produksi berdasarkan pesanan (make to order) dan produksi massal yang berlangsung secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-komparatif dengan triangulasi sumber untuk meningkatkan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Job Order Costing lebih sesuai diterapkan pada usaha dengan produk yang bersifat khusus dan diproduksi berdasarkan pesanan, sedangkan Process Costing lebih tepat digunakan pada usaha yang menghasilkan produk homogen melalui proses produksi berkelanjutan. Penerapan metode yang sesuai menghasilkan informasi biaya produksi yang lebih akurat sehingga mendukung penetapan harga jual, pengendalian biaya, dan evaluasi profitabilitas secara lebih efektif. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa kesesuaian antara karakteristik proses produksi dan metode penentuan HPP merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan manajerial pada UMKM, sekaligus memperkaya kajian akuntansi biaya dalam konteks usaha skala kecil.
Copyrights © 2026