Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mendorong pemanfaatan teknologi cerdas dalam berbagai sektor, termasuk perikanan. Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, memiliki potensi besar dalam budidaya ikan gurame yang bernilai ekonomi tinggi dan menjadi sumber penghidupan masyarakat. Namun, pembudidaya ikan gurame masih sering menghadapi permasalahan kesehatan ikan, seperti serangan virus, infeksi jamur, pencemaran kualitas air, perubahan warna tubuh, pembengkakan mata, serta penurunan nafsu makan ikan. Keterbatasan pengetahuan pembudidaya dalam mengenali gejala penyakit dan menentukan penanganan yang tepat dapat menyebabkan penurunan produktivitas dan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar diagnosa penyakit ikan gurame berbasis Android menggunakan metode Certainty Factor. Platform Android dipilih karena bersifat fleksibel, mudah diakses, dan telah digunakan secara luas oleh pembudidaya di wilayah pedesaan. Metode Certainty Factor digunakan untuk mengatasi ketidakpastian dalam proses penalaran ketika gejala yang muncul tidak lengkap. Sistem ini diharapkan mampu membantu pembudidaya melakukan diagnosa awal secara cepat, memberikan rekomendasi penanganan yang sesuai, meningkatkan produktivitas budidaya, serta meminimalkan risiko kerugian. Dukungan Balai Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan Serang diharapkan dapat memperkuat akurasi diagnosa dan pengambilan keputusan di lapangan. Sistem ini juga berpotensi menjadi media edukasi berkelanjutan bagi pembudidaya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan kesehatan ikan secara mandiri dan berkelanjutan..
Copyrights © 2025