SANDALWOOD JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND AGROTECHNOLOGY (SJAA)
Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Mei 2026 (SJAA)

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Cabai Rawit Pada Skala Rumah Tangga di Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur

Dominggus Dara Mete (Universitas Kristen Wira Wacana Sumba)
Elsa Christin Saragih (Program Studi Agribisnis Universitas Kristen Wira Wacana Sumba)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan cabai rawit pada skala rumah tangga di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2025 dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 3.968 rumah tangga, sedangkan sampel sebanyak 99 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan regresi linier berganda dengan pendekatan fungsi Cobb-Douglas. Variabel yang dianalisis meliputi harga cabai rawit, harga cabai merah, harga bawang merah, harga tomat, jumlah anggota keluarga, dan pendapatan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jumlah anggota keluarga dan pendapatan rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan cabai rawit. Sebaliknya, harga cabai rawit, harga cabai merah, harga bawang merah, dan harga tomat tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan cabai rawit. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap permintaan cabai rawit rumah tangga. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,393 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 39,3% variasi permintaan cabai rawit, sedangkan 60,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Dengan demikian, jumlah anggota keluarga dan pendapatan rumah tangga merupakan faktor utama yang menentukan permintaan cabai rawit di Kecamatan Kambera.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JTS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology (SJAA) menitikberatkan perhatian pada pengembangan keilmuan di bidang pertanian dalam arti luas yang mencakup budidaya tanaman, tanah dan lahan pertanian, hama dan penyakit tumbuhan, teknologi pascapanen, agribisnis, sosial ekonomi pertanian, dan ...