Penggunaan internet yang tidak terkontrol di lingkungan perusahaan dapat menimbulkan pemborosan bandwidth dan menurunkan produktivitas karyawan. Permasalahan tersebut juga terjadi di PT XYZ, di mana akses ke konten non-kerja selama jam operasional berdampak pada kualitas jaringan dan fokus kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan firewall MikroTik sebagai solusi pengendalian akses internet non-kerja guna meningkatkan produktivitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Implementasi dilakukan menggunakan MikroTik RouterOS dengan konfigurasi Layer 7 Protocol, Address List, NAT, Time-Based Filtering, serta manajemen bandwidth dan monitoring jaringan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan trafik internet non-kerja hingga 70,8%, peningkatan stabilitas jaringan yang ditandai dengan penurunan latency dan packet loss, serta distribusi bandwidth yang lebih efisien. Selain itu, hasil kuesioner manajerial menunjukkan peningkatan fokus, disiplin, dan efektivitas kerja karyawan setelah penerapan firewall. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi firewall MikroTik efektif dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi jaringan serta berkontribusi positif terhadap peningkatan produktivitas karyawan di PT XYZ.
Copyrights © 2026