PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGARUH KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR BERBASIS SABLOK (SAPA BALOK KARTU) UNTUK MEREDUKSI PHUBBING SISWA SMA

Lilis Sri Asia (Universitas PGRI Palembang)
Syska Purnama Sari (Universitas PGRI Palembang)
Endang Surtiyoni (Universitas PGRI Palembang)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT The increasing use of smartphones among adolescents has reshaped patterns of social interaction, making phubbing behavior increasingly prevalent in school settings. This condition indicates that addressing phubbing requires more than behavior-oriented interventions; it also demands counseling services that integrate cognitive restructuring with learning experiences that actively engage students in the change process. In response to this need, this study developed and evaluated a group counseling intervention by integrating the principles of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) and Cognitive Behavioral Play Therapy (CBPT) through the SABLOK (Sapa Balok Kartu) game as an alternative approach to reducing phubbing behavior. A quantitative approach employing a one-group pretest-posttest design was adopted. The participants consisted of five eleventh-grade students selected through purposive sampling based on their high levels of phubbing behavior. Data were collected using a questionnaire and analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank Test. The findings revealed a significant reduction in phubbing behavior following the intervention, as indicated by a Z value of −2.023 and an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.043 (< 0.05). These findings suggest that integrating Cognitive Behavioral Therapy, Cognitive Behavioral Play Therapy, and the SABLOK game provides an effective intervention strategy for strengthening school counseling services by promoting students' self-control in smartphone use while enhancing the quality of their interpersonal social interactions. ABSTRAK Perubahan pola interaksi sosial di kalangan remaja sebagai konsekuensi meningkatnya penggunaan smartphone menjadikan perilaku phubbing semakin sering dijumpai di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan phubbing tidak cukup dilakukan melalui pendekatan yang hanya berorientasi pada pengendalian perilaku, tetapi memerlukan layanan yang mampu mengintegrasikan perubahan cara berpikir dengan pengalaman belajar yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Berangkat dari kebutuhan tersebut, penelitian ini mengembangkan dan menguji penerapan konseling kelompok melalui integrasi prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Cognitive Behavioral Play Therapy (CBPT) dengan media permainan SABLOK (Sapa Balok Kartu) sebagai alternatif intervensi untuk mereduksi perilaku phubbing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest yang melibatkan lima siswa kelas XI yang dipilih secara purposive berdasarkan tingkat phubbing yang tinggi. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis melalui Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan perilaku phubbing setelah pelaksanaan layanan, dengan nilai Z = -2,023 dan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,043 (<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Cognitive Behavioral Therapy, CBPT, dan media SABLOK merupakan alternatif intervensi yang efektif untuk memperkuat layanan bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik mengembangkan kontrol diri terhadap penggunaan smartphone sekaligus meningkatkan kualitas interaksi sosial di lingkungan sekolah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

paedagogy

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and ...