Peningkatan risiko diabetes pada anak usia dini merupakan permasalahan kesehatan yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Tingginya konsumsi makanan dan minuman berpemanis, rendahnya aktivitas fisik, serta minimnya edukasi kesehatan sejak usia dini menjadi faktor utama yang mendorong kondisi tersebut. Edukasi kesehatan yang disampaikan secara konvensional sering kali kurang efektif karena belum disesuaikan dengan karakteristik kognitif dan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran edukasi visual berbasis visual storytelling sebagai media komunikasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran anak terhadap gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan risiko diabetes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis konten terhadap berbagai media edukasi kesehatan anak, seperti buku cerita anak, media visual kampanye, dan konten visual edukatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media visual dengan pendekatan storytelling mampu menyampaikan pesan kesehatan secara lebih komunikatif, mudah dipahami, serta meningkatkan daya ingat dan keterlibatan emosional anak. Visual storytelling dinilai memiliki potensi besar sebagai media edukasi kesehatan yang strategis dalam mendukung pencegahan risiko diabetes sejak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan Desain Komunikasi Visual dalam ranah edukasi kesehatan anak.
Copyrights © 2026