Perkembangan media sosial telah mengubah pola perilaku konsumen dalam melakukan pembelian secara daring, khususnya melalui platform TikTok Shop. Namun, peningkatan penggunaan platform tersebut tidak selalu diikuti dengan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen, terutama pada masyarakat di tingkat lokal. Berbagai penelitian sebelumnya umumnya hanya mengkaji satu atau dua faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, sedangkan penelitian yang mengintegrasikan Electronic Word of Mouth (E-WOM), FOMO Marketing, dan Live Shopping Experience dalam satu model penelitian masih relatif terbatas. Ketiga variabel tersebut dipilih karena mewakili tiga aspek utama pemasaran digital, yaitu pengaruh informasi dari sesama konsumen, strategi pemasaran yang menciptakan rasa urgensi, serta pengalaman belanja interaktif yang menjadi karakteristik utama TikTok Shop. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), FOMO Marketing, dan Live Shopping Experience terhadap keputusan pembelian pengguna TikTok Shop pada masyarakat di tiga desa, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 404 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Word of Mouth (E-WOM), FOMO Marketing, dan Live Shopping Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Di antara ketiga variabel tersebut, Live Shopping Experience merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi ulasan konsumen yang kredibel, strategi pemasaran berbasis urgensi, serta pengalaman belanja interaktif mampu meningkatkan keyakinan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian pada TikTok Shop. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan kajian perilaku konsumen pada platform social commerce dengan menghadirkan bukti dari masyarakat di tiga desa Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo.
Copyrights © 2026