Pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan literasi akademik mahasiswa. Namun, proses pembelajaran yang berlangsung pada berbagai program studi kesehatan masih cenderung berorientasi pada penguasaan teori kebahasaan sehingga belum sepenuhnya mampu mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa mengalami berbagai kendala, seperti kesulitan mengembangkan gagasan, menyusun paragraf akademik, menerapkan kaidah bahasa baku, serta mengintegrasikan sumber rujukan secara tepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi akademik yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan menulis ilmiah mahasiswa kebidanan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku referensi, dokumen kebijakan pendidikan tinggi, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan literasi akademik, pembelajaran Bahasa Indonesia, pembelajaran aktif, dan pendidikan kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis konsep sehingga diperoleh rancangan model pembelajaran yang memiliki dasar teoritis yang kuat. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas lima tahapan utama, yaitu orientasi literasi akademik, eksplorasi sumber ilmiah, konstruksi tulisan akademik, kolaborasi dan umpan balik, serta refleksi pembelajaran. Model tersebut dirancang untuk mengintegrasikan keterampilan membaca kritis, berpikir analitis, dan menulis ilmiah ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga mahasiswa mampu menghasilkan karya akademik yang lebih sistematis, argumentatif, dan sesuai dengan kaidah ilmiah. Selain meningkatkan kemampuan menulis, model ini juga mendorong berkembangnya budaya literasi, kemampuan berpikir kritis, komunikasi akademik, serta kemandirian belajar mahasiswa. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis literasi akademik berpotensi menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi kesehatan.
Copyrights © 2026