Pekarangan rumah merupakan salah satu sumber keanekaragaman hayati lokal yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman spesies tanaman pangan pekarangan serta menganalisis pola pemanfaatannya berdasarkan indeks kuantitatif etnobotani. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2026 di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur terhadap 10 responden yang dipilih secara purposive sampling, dengan analisis data menggunakan indeks Use Value (UV), Relative Frequency of Citation (RFC), dan Relative Importance (RI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30 spesies tanaman pangan yang dibudidayakan di pekarangan masyarakat Desa Mesjid, terbagi dalam empat kategori pemanfaatan yaitu makanan pokok sebanyak 2 spesies yaitu talas dan singkong, sayuran sebanyak 6 spesies, buah-buahan sebanyak 13 spesies, dan bumbu masak sebanyak 9 spesies. Kelompok buah-buahan mendominasi keanekaragaman spesies yang ditemukan. Berdasarkan analisis indeks kuantitatif, pisang memperoleh nilai tertinggi pada ketiga indeks dengan UV 1,60, RFC 0,50, dan RI 1,00, diikuti mangga dengan nilai RI 0,72 dan kunyit dengan nilai RI 0,58. Keanekaragaman tanaman pangan yang masih terpelihara mencerminkan kuatnya pengetahuan lokal masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program ketahanan pangan berbasis keanekaragaman hayati lokal di wilayah Aceh Tamiang.
Copyrights © 2026