Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana metode digital payment dan literasi keuangan memengaruhi penganggaran rumah tangga di Pisangan, Ciputat Timur. Sebanyak 62 ibu rumah tangga yang disurvei untuk penelitian kuantitatif ini dipilih menggunakan strategi pengambilan sampel lengkap. Analisis regresi linier berganda berbasis SPSS dilakukan pada data yang diperoleh dari kuesioner skala Likert. Meskipun penggunaan digital payment memiliki pengaruh yang menguntungkan dan signifikan secara statistik terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga, literasi keuangan tidak memiliki pengaruh serupa. Dengan koefisien determinasi sebesar 28,5%, literasi keuangan dan penggunaan digital payment secara signifikan memengaruhi pengelolaan keuangan rumah tangga, menunjukkan bahwa faktor-faktor di luar cakupan penelitian ini mungkin telah berkontribusi pada beberapa varians yang diamati. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam hal rumah tangga lokal, kemudahan teknologi digital payment lebih penting daripada literasi keuangan formal dalam memengaruhi perilaku tentang pengelolaan keuangan. Akibatnya, jika kita ingin melihat peningkatan besar dalam standar pengelolaan keuangan rumah tangga, kita perlu melihat kombinasi upaya untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi keuangan.
Copyrights © 2026