Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelanggaran etika bisnis dan penerapan Good Corporate Governance terhadap reputasi perusahaan dengan kinerja keuangan sebagai variabel intervening pada studi kasus PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai penerbangan nasional terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 26 Januari 1949, dengan pusat operasional di Jakarta dan jaringan usaha yang mencakup Citilink sebagai anak perusahaan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi pustaka dan analisis kasus dari berbagai sumber sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelanggaran etika bisnis berpengaruh terhadap reputasi perusahaan karena menurunkan kepercayaan publik, investor, dan pemangku kepentingan lainnya, sedangkan penerapan Good Corporate Governance yang lemah memperburuk persepsi pasar. Kinerja keuangan juga menjasi variabel penting yang memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut, karena kondisi finansial yang buruk dapat mempercepat penurunan reputasi perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan etika bisnis, penguatan Good Corporate Governance dan pemulihan kinerja keuangan merupakan faktor kunci dalam membangun kembalu reputasi PT Garuda Indonesia.
Copyrights © 2026