Transisi epidemiologi dengan beban ganda penyakit menuntut adanya upaya promotif dan preventif yang masif di tingkat akar rumput. Kawasan perumahan formal seperti Perumahan Omah Wonorejo Asri, Gondangrejo, Karanganyar, menghadapi tantangan risiko penyakit degeneratif akibat pola hidup urban serta keterbatasan literasi mengenai taksonomi, dosis, budidaya, dan pengolahan higienis Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mitra mengenai pencegahan penyakit degeneratif serta melatih keterampilan dan kemandirian ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan TOGA secara aman dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Kegiatan diikuti oleh 34 orang ibu-ibu PKK yang memperoleh edukasi melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta pembagian leaflet mengenai penyakit degeneratif dan pemanfaatan TOGA. Hasil evaluasi secara deskriptif menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan penyakit degeneratif serta pemanfaatan TOGA sebagai pendukung kesehatan keluarga. Selain memperoleh leaflet sebagai media edukasi, peserta dan pengurus PKK berkomitmen untuk menindaklanjuti kegiatan melalui pengembangan TOGA secara bertahap sebagai bagian dari keberlanjutan program.
Copyrights © 2026