Nyeri pasca Sectio Caesarea merupakan masalah yang sering dialami ibu Postpartum dan dapat menghambat mobilisasi, meningkatkan ketidaknyamanan, serta mempengaruhi proses menyusui. Penatalaksanaan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat menggunakan intervensi non farmakologis seperti foot massage untuk meningkatkan relaksasi dan kenyamanan ibu. Penelitian ini bertujuan menggambarkan implementasi asuhan keperawatan pada ibu post Sectio Caesarea dengan masalah nyeri akut dan kemampuan menyusui melalui pemberian foot massage. Metode penelitian menggunakan pendekatan case report pada dua responden ibu post Sectio Caesarea, yaitu satu ibu primipara dan satu ibu multipara. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan, observasi, wawancara, serta evaluasi intensitas nyeri menggunakan skala nyeri. Intervensi foot massage diberikan selama 10–15 menit sebanyak 1–2 kali sehari selama tiga hari berturut-turut sesuai kondisi pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada kedua responden. Responden pertama mengalami penurunan skala nyeri dari 8 menjadi 4, sedangkan responden kedua mengalami penurunan dari skala 6 menjadi 2. Penurunan nyeri disertai peningkatan kenyamanan, kemampuan mobilisasi, serta perbaikan proses menyusui. Temuan ini menunjukkan bahwa foot massage dapat membantu memberikan efek relaksasi yang berkontribusi terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kenyamanan pada ibu post Sectio Caesarea. Disimpulkan bahwa foot massage berpotensi menjadi intervensi keperawatan non farmakologis yang efektif dalam membantu mengatasi nyeri akut serta mendukung proses pemulihan dan kemampuan menyusui pada masa Postpartum.
Copyrights © 2026