Gout artharitis merupakan salah satu penyakit degeneratip yang banyak terjadi pada lansia dan berhubungan eratdengan pola makan,khususnya konsumsi makanan tinggi purin . Pola makan yang tidak sehat dapat meningkatkankadar asam urat dalam darah sehingga memicu terjadinya gout arthritis. Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahuihubungan pola makan dengan kejadian gout artharitis pada lansia di desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat,Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik mengunakan pendekatancross-sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di desa tunggulo dengan jumlahsampel sebanyak 47 responden yang di ambil menggunakan Teknik total samping. Data di kumpulkan melaluikuisoner mengenai pola makan dan pemeriksaan kadar asam urat,kemudian di analisis mengunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan yang tidak baik. Analisabivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian gout artharitis pada lansiadengan p-value = 0,000 (p<0,05).Hal ini menunjukan bahwa pola makan merupakan salah satu faktor yangmempengaruh terhadap kejadian gout artharitis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara polamakan dengan kejadian gouth artharitis pada lansia. untuk memperbaiki pola makan dengan mengurangi konsumsimakanan tinggi purin serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat guna mencegah terjadinya goutartharitis.
Copyrights © 2026