Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan efisiensi operasional, termasuk dalam hal pengelolaan gudang. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) di Gudang A PT XYZ, serta merancang usulan perbaikan berdasarkan hasil audit yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, studi literatur, serta pengisian checklist audit 5S oleh pihak gudang. Berdasarkan hasil audit, diperoleh total skor penerapan 5S sebesar 64 dari standar ideal 80, di mana variabel Seiso menjadi aspek dengan skor terendah. Beberapa masalah yang ditemukan antara lain penataan barang yang belum rapi, kebersihan yang kurang terjaga, serta belum adanya kebiasaan kerja yang konsisten. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti melakukan perancangan untuk masing-masing variabel 5S seperti penjadwalan pemilahan material secara rutin, penggunaan sistem pengkodean lokasi penyimpanan, penyusunan SOP kegiatan pemilahan dan kebersihan, serta penerapan sistem reward and punishment untuk membentuk budaya kerja yang disiplin. Melalui usulan ini, diharapkan penerapan 5S dapat ditingkatkan dan mendukung terciptanya gudang yang lebih rapi, efisien, dan nyaman bagi seluruh karyawan.
Copyrights © 2026