Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendekatan pembelajaran mendalam dalam Program Bina Talenta di MAN 2 Rembang dan MIN 6 Boyolali, serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan tindak lanjut program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru pembina, guru mata pelajaran, peserta didik, dan pengelola program di kedua madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam dalam Program Bina Talenta dilaksanakan melalui pemetaan potensi peserta didik, pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, pembinaan akademik dan nonakademik, penguatan projek, pendampingan portofolio, serta refleksi perkembangan talenta. Di MAN 2 Rembang, pelaksanaan program lebih tampak pada pembinaan riset, olimpiade, literasi, debat, tahfidz, seni, olahraga, organisasi, dan kepemimpinan. Sementara itu, di MIN 6 Boyolali, pelaksanaan program lebih menekankan pengenalan potensi melalui literasi dasar, tahfidz, pidato, seni, olahraga, sains sederhana, komunikasi, dan projek sederhana yang dekat dengan kehidupan anak. Faktor pendukung program meliputi dukungan kepala madrasah, komitmen guru pembina, budaya religius, budaya apresiasi, keterlibatan orang tua, dan ruang aktualisasi peserta didik. Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan waktu dan perbedaan kesiapan belajar peserta didik. Tindak lanjut program dilakukan melalui pemetaan ulang bakat dan minat, penataan jadwal serta bentuk pembinaan, dan penguatan kolaborasi antar-guru disertai pengembangan portofolio talenta. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran mendalam menjadikan Program Bina Talenta sebagai ruang pembelajaran yang reflektif, kontekstual, menggembirakan, serta sesuai dengan karakter madrasah
Copyrights © 2026