Crane Running Wheel pada grab ship unloader mengalami keausan akibat beban berulang dan gesekan tinggi selama operasi bongkar muat. Salah satu metode restorasi yang efektif adalah Submerged Arc Welding (SAW), yang dikombinasikan dengan Post Weld Heat Treatment (PWHT) untuk meningkatkan performa hasil las. Studi ini menganalisis pengaruh proses SAW dan PWHT terhadap dimensi akhir dan kekerasan permukaan crane running wheel. Proses dimulai dari pengukuran awal, roughing, pre-heating, SAW multi-layer, PWHT pada 620°C selama dua jam, dan finishing. Evaluasi dilakukan berdasarkan perubahan dimensi dan distribusi kekerasan setelah proses. Hasil menunjukkan bahwa dimensi berhasil dikembalikan ke standar, sementara kekerasan meningkat dari 28,2–32 HRC menjadi 44–51.1 HRC namun masih berada di bawah spesifikasi operasional sebesar 50–60 HRC. Diperlukan optimalisasi terhadap parameter SAW dan strategi PWHT lanjutan untuk memenuhi standar performa material.
Copyrights © 2026