Keselamatan kerja merupakan aspek penting dalam operasional alat berat di pelabuhan. Wheel loader sebagai peralatan bongkar muat memiliki risiko kecelakaan tinggi bila prosedur K3 tidak diterapkan. Berdasarkan data ILO, tercatat sekitar 2,78 juta pekerja meninggal tiap tahun akibat kecelakaan dan penyakit kerja, sedangkan di Indonesia pada 2023 terdapat lebih dari 150 ribu kasus, termasuk di sektor pelabuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya, faktor penyebab, serta strategi pencegahan kecelakaan kerja pada penggunaan wheel loader di pelabuhan non-petikemas. Metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menegaskan bahwa kesalahan manusia, masalah teknis, serta lingkungan kerja menjadi faktor yang paling berpengaruh. Mitigasi yang disarankan meliputi pelatihan operator, inspeksi rutin, dan penguatan manajemen risiko berbasis K3. Temuan ini diharapkan dapat menekan kecelakaan dan mendukung produktivitas pelabuhan.
Copyrights © 2026