Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan daun kemangi terhadap mutu akhir telur asin. Proses pembuatan telur asin dilakukan pada tanggal 9 hingga 23 April 2025 di Jalan Poros Malino, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Sementara itu, uji organoleptik dilaksanakan pada tanggal 25 April 2025 di Laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa Makassar. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penambahan daun kemangi dengan konsentrasi 45% memberikan pengaruh yang sangat signifikan (P<0,01) terhadap warna dan rasa telur asin, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aroma dan tekstur (P>0,05). Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa aktif dalam daun kemangi, seperti eugenol, flavonoid, saponin, dan tanin, yang dikenal memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Senyawa-senyawa ini lebih berperan dalam memperbaiki penampakan visual dan cita rasa dibandingkan dengan memengaruhi struktur fisik telur asin.
Copyrights © 2026