Air minum dalam kemasan (AMDK) merupakan produk yang mutu dan keamanannya diatur dalam SNI 3554:2015 untuk melindungi kesehatan konsumen dan mendukung diversifikasi produk. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian mutu AMDK dengan standar regulasi tersebut melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Empat sampel AMDK dianalisis terhadap kandungan Total Dissolved Solids (TDS), amonia, sulfat, klorida, dan boron sesuai metode yang tercantum dalam SNI 3554:2015. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh sampel memenuhi standar mutu sehingga layak diedarkan dan dikonsumsi. Batas cemaran maksimum masing-masing parameter adalah <500 mg/L untuk TDS, < 0,15 mg/L untuk amonia, < 200 mg/L untuk sulfat, < 250 mg/L untuk klorida, dan < 2,4 mg/L untuk boron. Nilai TDS terendah ditemukan pada merek Y (88 ± 2 mg/L). Merek W menunjukkan konsentrasi amonia terendah (0,0031 ± 0 mg/L) dan sulfat terendah (2,1597 ± 0 mg/L). Klorida terendah ditemukan pada merek Y (4,57 ± 0 mg/L), sedangkan merek W dan Z memiliki kadar boron terendah (0,2446 ± 0 mg/L). Temuan ini mengonfirmasi bahwa keempat produk AMDK yang diuji telah memenuhi ketentuan kualitas air minum berdasarkan standar nasional.
Copyrights © 2026