Preeklampsia merupakan salah satu etiologi predominan mortalitas maternal, baik di tingkat nasional di Indonesia maupun dalam konteks kesehatan global.Penyakit penyerta seperti diabetes mellitus, riwayat hipertensi, anemia, dan kelainan ginjal diduga meningkatkan risiko kejadian preeklamsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara faktor risiko komorbiditas dengan insidensi preeklamsia pada populasi ibu hamil yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Blambangan. Desain yang digunakan adalah non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medik periode Januari–Desember 2024. Sampel berjumlah 291 kasus yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 1.072 ibu bersalin. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil analisis statistik mengonfirmasi bahwa diabetes mellitus (p=0,000), riwayat hipertensi (p=0,020), anemia (p=0,005), dan kelainan ginjal (p=0,038) masing-masing memiliki hubungan signifikan dengan kejadian preeklamsia. Analisis multivariat menunjukkan bahwa diabetes mellitus merupakan faktor yang secara dominan berkorelasi dengan kejadian preeklampsia menunjukkan signifikansi statistik yang bermakna (p=0,000). Disimpulkan bahwa diabetes mellitus merupakan faktor penyakit penyerta paling dominan terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Blambangan. Pengendalian kadar gula darah dan skrining dini penyakit penyerta perlu diprioritaskan dalam pelayanan antenatal.Kata kunci: anemia, diabetes mellitus, ibu hamil, kelainan ginjal, preeklamsia, riwayat hipertensi
Copyrights © 2026