Lapangan DS telah berproduksi sejak tahun 1972 pada unit pasir D1600, D1680, D1710, D1740, dan D1800 yang termasuk dalam Formasi Duri. Berdasarkan hasil integrasi analisis produksi dan reservoir, penambahan sumur infill dipandang sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan produksi secara signifikan di lapangan ini. Studi ini diawali dengan identifikasi tipe batuan (rock type) pada reservoir target, diikuti oleh pemetaan distribusi nilai saturasi air (Sw) dan hidrokarbon yang dapat diproduksikan (HCPV) pada setiap unit pasir sesuai tipe batuan. Peta distribusi HCPV selanjutnya digunakan untuk menentukan lokasi potensial pengeboran sumur infill pada zona dengan kandungan HCPV tinggi. Proyeksi produksi dilakukan dengan metode analisis kurva penurunan (decline curve analysis) guna memperkirakan tambahan produksi dari tahun 2019 hingga 2041. Tahap akhir melibatkan evaluasi keekonomian untuk menilai keberhasilan penambahan sumur infill dalam meningkatkan keuntungan lapangan. Penelitian ini menguraikan tahapan teknis dalam penentuan lokasi sumur infill sebagai upaya optimasi produksi pada lapangan tua. Hasil kajian menunjukkan terdapat 17 sumur infill yang berkontribusi pada peningkatan produksi sekaligus memberikan tambahan nilai NPV bagi Lapangan DS.
Copyrights © 2026