Permasalahan gas lock pada Electrical Submersible Pump (ESP) merupakan tantangan utama pada sumur dengan Gas Oil Ratio (GOR) tinggi karena dapat menghambat aliran fluida dan menghentikan produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab gas lock, mengevaluasi peran Variable Speed Drive (VSD) dalam pencegahannya, serta menentukan frekuensi operasi optimal ESP pada Sumur X, Lapangan Y. Metode yang digunakan adalah simulasi kuantitatif menggunakan software PIPESIM melalui analisis sensitivitas pada variasi frekuensi 60 Hz, 56 Hz, 50 Hz, 48 Hz, dan 42 Hz, serta memanfaatkan parameter Liquid Holdup Fraction (LHF) sebagai indikator kestabilan aliran. Hasil simulasi menunjukkan bahwa frekuensi 50 Hz memberikan kinerja paling optimal dengan LHF 83%–92% dan laju produksi 971,1 STB/hari. Frekuensi yang lebih tinggi (60 Hz dan 56 Hz) meningkatkan risiko gas lock, sedangkan frekuensi yang lebih rendah (48 Hz dan 42 Hz) menyebabkan penurunan produksi secara signifikan. Kesimpulannya, penggunaan VSD terbukti efektif dalam mencegah gas lock melalui pengaturan frekuensi operasi yang tepat untuk menjaga kestabilan aliran dan meningkatkan efisiensi produksi.
Copyrights © 2026