Fenomena
Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Fenomena

IMPLEMENTASI GRADUASI SEJAHTERA MANDIRI MANDIRI PROGRAM KELUARGA HARAPAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KECAMATAN KLATEN TENGAH KABUPATEN KLATEN

Fitria Nurhayati (STIA MADANI)
Catur Suwastanto (STIA MADANI)
Steelyana Indriasari (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2026

Abstract

ABSTRAK   Dalam menghadapi Pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia melaksanakan beberapa program penjaminan dan pengamanan sosial bagi keluarga miskin, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan mempermudah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam mengakses layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Sosial, serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi graduasi sejahtera mandiri program keluarga harapan pada masa pandemi covid 19 di kecamatan klaten tengah kabupaten klaten. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk mengetahui implementasi PKH selama pandemi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta divalidasi dengan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan empat variabel utama dalam implementasi: Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi, dan Birokrasi. Komunikasi online berjalan lancar meski ada kendala alat komunikasi bagi KPM. Sumberdaya memadai, termasuk pengetahuan dan kemampuan menggunakan teknologi sehingga memungkinkan pendampingan secara daring. Disposisi pelaksana program ramah dan jujur, dan birokrasi terlibat secara aktif. Namun terdapat kekurangan dalam pendampingan optimal bagi KPM yaitu kendala dalam berkomunikasi. Sehingga, diisarankan untuk meningkatkan kegiatan P2K2 secara  tatap muka setelah pandemi untuk memaksimalkan graduasi PKH menuju kemandirian sosial masyarakat.   Kata-kata Kunci: Implementasi, PKH, Covid-19,  Graduasi   ABSTRACT   In response to the Covid-19 pandemic, the Indonesian government implemented several social safety and security programs for low-income families, including the Family Hope Program (Program Keluarga Harapan, PKH). This program aims to improve living standards and facilitate access to education, health, and social welfare services for beneficiary families (Keluarga Penerima Manfaat, KPM), while reducing poverty and social inequality. This study aims to assess the implementation of the independent welfare graduation of the PKH during the Covid-19 pandemic in Klaten Tengah sub-district, Klaten district. The research employs a descriptive qualitative method with purposive sampling to evaluate the implementation of PKH during the pandemic. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and validated using data source triangulation. The study results indicate four main variables in the implementation process: Communication, Resources, Disposition, and Bureaucracy. Online communication was effective, despite some challenges with communication tools for the KPM. Resources were adequate, including knowledge and technological capabilities, enabling online mentoring. Program implementers were friendly and honest, and the bureaucracy was actively involved. However, there were shortcomings in optimal mentoring for KPM, particularly related to communication tool issues. It is recommended to enhance face-to-face P2K2 activities post-pandemic to maximize PKH graduation towards social independence.   Keywords: Implementation, PKH, Covid-19, Graduation

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

fenomena

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Aims Jurnal FENOMENA, yang dikelola oleh STIA Madani, bertujuan untuk menjadi wadah publikasi ilmiah yang fokus pada integrasi ilmu administrasi dalam konteks modern. Jurnal ini mengakomodasi riset terkini di bidang administrasi bisnis dan publik, dengan tujuan memperkuat tata kelola organisasi yang ...