Penelitian ini menguji pengaruh biaya produksi, biaya pemasaran, dan volume penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan sub sektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria perusahaan menerbitkan laporan keuangan lengkap, menggunakan mata uang rupiah, memiliki data sesuai variabel penelitian, dan tidak mengalami kerugian selama periode pengamatan. Dari proses seleksi diperoleh 16 perusahaan dengan 80 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS versi 27 setelah data memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi berpengaruh negatif signifikan terhadap laba bersih, biaya pemasaran berpengaruh negatif signifikan terhadap laba bersih, sedangkan volume penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,774. Temuan ini menegaskan pentingnya efisiensi biaya dan pertumbuhan penjualan dalam menjaga profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2026