Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis salinitas, klorofil-a dan suhu permukaan laut di perairan Sumatera Barat. Metode yang digunakan untuk mengetahui kondisi perairan laut adalah Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan laut berkisar antara 29,7°C–30,8°C, dengan fluktuasi tahunan yang dipengaruhi oleh faktor geografis, musim, dan fenomena global seperti El Nino dan La Nina. Konsentrasi klorofil-a bervariasi antara 0,5–3,0 mg/L, menunjukkan tingkat produktivitas laut yang berfluktuasi tergantung pada musim dan pola upwelling. Salinitas berkisar antara 32–36 psu, dengan nilai lebih tinggi di perairan lepas pantai dan lebih rendah di dekat muara sungai, dipengaruhi oleh curah hujan dan dinamika arus laut. Kandungan oksigen terlarut (DO) tetap dalam kisaran optimal (8,99–9,11 mg/L), dengan peningkatan signifikan pada 2022 akibat aktivitas fitoplankton. Secara keseluruhan, kondisi oseanografi perairan Sumatera Barat mendukung ekosistem laut dan perikanan, namun tetap dipengaruhi oleh faktor iklim global dan aktivitas manusia.
Copyrights © 2026