UMKM Tempe Ibu Ida Alisa masih mengandalkan tenaga kerja manual dalam proses produksinya sehingga kondisi lingkungan kerja fisik berpotensi memengaruhi beban kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi lingkungan kerja fisik yang meliputi suhu, pencahayaan, dan kebisingan serta menganalisis beban kerja fisik menggunakan metode Cardiovascular Load (. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengukuran langsung pada tiga area produksi selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kerja berada pada kisaran 30,4–33,7°C dan pencahayaan pada area penggilingan serta perebusan sebesar 125 lux, sehingga belum memenuhi standar Permenaker Nomor 5 Tahun 2018, sedangkan tingkat kebisingan tertinggi sebesar 84 dB masih berada di bawah Nilai Ambang Batas. Analisis CVL menghasilkan nilai rata-rata 32,11% yang termasuk kategori diperlukan perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan ventilasi, penambahan pencahayaan, perawatan mesin, serta penyediaan alat bantu kerja untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan produktivitas pekerja
Copyrights © 2026