Sektor kesehatan (healthcare) di Indonesia telah mengalami dinamika yang sangat besar dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan (Firm Size) dan pertumbuhan penjualan (Sales Growth) terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh empat perusahaan, yaitu KLBF, HEAL, MIKA, dan TSPC. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa tingginya biaya penyusutan akibat ekspansi aset fisik secara besar-besaran cenderung menekan margin keuntungan. Sebaliknya, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap ROA, yang menunjukkan efisiensi operasional biaya tetap yang kuat seiring dengan meningkatnya volume penjualan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan kontribusi sebesar 54,9% terhadap variasi model regresi.
Copyrights © 2026