Tingginya kebutuhan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, termotivasi, dan siap kerja sesuai standar dunia kerja Jepang melatarbelakangi penelitian ini, yang bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja calon tenaga kerja Indonesia ke Jepang di PT Surya Pacific Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, melibatkan 50 responden peserta pelatihan kerja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (nilai t hitung 16,651; signifikansi <0,001), motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan (nilai t hitung 2,135; signifikansi 0,038), dan secara simultan kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (nilai F hitung 581,840; signifikansi <0,001), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,961 yang menunjukkan 96,1% variasi kesiapan kerja dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan kerja dan motivasi kerja peserta secara signifikan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja di Jepang, sehingga lembaga pelatihan dan penyalur tenaga kerja perlu memprioritaskan kedua aspek tersebut dalam mempersiapkan calon pekerja migran.
Copyrights © 2026