Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet berkecepatan tinggi mendorong penyedia layanan telekomunikasi untuk mengembangkan jaringan akses yang andal dan berkapasitas besar. Fiber to the Home (FTTH) berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON) merupakan salah satu teknologi yang banyak diterapkan karena mampu menyediakan layanan broadband dengan pemanfaatan infrastruktur yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan perancangan jaringan FTTH menggunakan teknologi GPON berdasarkan parameter Link Power Budget (LPB) dan Rise Time Budget (RTB). Penelitian dilakukan melalui studi literatur, perancangan jaringan, perhitungan parameter, serta evaluasi performansi berdasarkan standar ITU-T G.984. Hasil analisis menunjukkan bahwa rancangan jaringan FTTH memenuhi persyaratan teknis dari sisi redaman optik maupun kualitas transmisi sinyal. Nilai Link Power Budget masih berada di bawah batas redaman maksimum yang diizinkan, sedangkan Rise Time Budget memenuhi batas waktu naik sinyal yang dipersyaratkan sehingga jaringan dinyatakan layak untuk mendukung layanan broadband. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis LPB dan RTB merupakan tahapan penting dalam mengevaluasi kualitas rancangan jaringan FTTH berbasis GPON sebelum diimplementasikan. Kata kunci: Fiber to the Home, Gigabit Passive Optical Network, Link Power Budget, Rise Time Budget, Serat Optik.
Copyrights © 2026