Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kedai Sibar, usaha kuliner seblak dan mie pedas di Wedoro Belahan, Waru, Sidoarjo, yang menghadapi kendala pada aspek pembayaran digital dan media promosi. Kedai Sibar sebenarnya telah memiliki kode QRIS, tetapi belum tercetak secara layak dan belum dilengkapi dudukan, sementara promosi masih bergantung pada komunikasi dari mulut ke mulut dengan banner lama yang sudah rusak. Pendekatan yang digunakan adalah model komunikasi pemberdayaan melalui empat tahap, yaitu survei, penggalian masalah, internalisasi masalah, dan pelaksanaan program. Hasil kegiatan berupa tiga banner cetak dengan ukuran berbeda dan QRIS tercetak dengan dudukan yang siap dipasang di kedai. Luaran tersebut meningkatkan keterbacaan informasi produk, memperkuat identitas usaha, dan memperluas pilihan pembayaran bagi pelanggan. Kegiatan ini menegaskan peran komunikasi dalam pemberdayaan UMKM agar lebih siap menghadapi persaingan dan transformasi digital.
Copyrights © 2026