Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 84 orang dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Variabel penelitian terdiri dari kompetensi, pengembangan karir, dan kinerja pegawai. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 12,300 dan signifikansi 0,000. Pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 5,202 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kompetensi dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 534,005 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,930 menunjukkan bahwa 93% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kompetensi dan pengembangan karir. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan pengembangan karir ASN dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi sektor publik.
Copyrights © 2026