As-syifaa Jurnal Farmasi
Vol 18, No 1 (2026): AS-SYIFAA JURNAL FARMASI

POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SALAM (Syzygium polyanthum) SEBAGAI AGEN ANTIACNE TERHADAP Cutibacterium acnes, Staphylococcus aureus DAN Staphylococcus epidermidis

Nuraqidah Nuraqidah (Program Studi Magister Farmasi, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Ahmad Najib (Program Studi Magister Farmasi, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Mirawati Mirawati (Magister Farmasi, Pascasarjana Universitas Muslim Indobnesia Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia)
Iskandar Zulkarnain Mahmud Bade (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Nurul Ilmi Ainun Nissa (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Nurlina Nurlina (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2026

Abstract

Jerawat merupakan gangguan kulit inflamasi yang disebabkan oleh kolonisasi bakteri seperti Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Penggunaan antibiotik topikal secara terus-menerus dapat memicu resistensi, sehingga diperlukan alternatif alami yang aman dan efektif. Salah satu tanaman obat yang berpotensi adalah kulit batang salam (Syzygium polyanthum), yang diketahui mengandung senyawa aktif dengan efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang salam terhadap bakteri penyebab jerawat. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Skrining fitokimia dilakukan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan uji aktivitas antibakteri mencakup skrining bakteri, penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM), serta uji difusi agar menggunakan cakram kertas. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, dan fenolik. Aktivitas antibakteri yang signifikan diperoleh terhadap P. acnes, S. aureus, dan S. epidermidis dengan nilai KHM berturut-turut sebesar 0,4%; 0,8%; dan 0,2%, serta nilai KBM masing-masing sebesar 0,8%; 1,6%; dan 0,4%. Zona hambat terbesar diperoleh pada bakteri S. epidermidis. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang salam memiliki potensi sebagai agen topikal antiacne dari bahan alam.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

as-syifaa

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

As-Syifaa Jurnal Farmasi receives manuscripts in Indonesian Language (Bahasa Indonesia) with abstracts in bilingual, both Indonesian and English. We’re open for various fields such as: Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, ...