Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuntansi lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan dengan biaya lingkungan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 37 perusahaan dengan total 222 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model dan Moderated Regression Analysis menggunakan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi lingkungan berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, kinerja lingkungan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa biaya lingkungan tidak mampu memoderasi hubungan antara akuntansi lingkungan dan kinerja keuangan. Selain itu, biaya lingkungan juga tidak mampu memoderasi hubungan antara kinerja lingkungan dan kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa informasi dan pengeluaran terkait lingkungan pada perusahaan sektor keuangan belum sepenuhnya menjadi faktor yang dipertimbangkan investor dalam menilai kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur akuntansi lingkungan, khususnya pada sektor keuangan di Indonesia
Copyrights © 2026