Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas modal, intensitas persediaan dan manajemen laba terhadap agresivitas pajak, dengan pertumbuhan penjualan sebagai variabel moderasi, pada perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan. Melalui teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 12 perusahaan dengan 120 data observasi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan Fixed Effect Model dengan pendekatan Generalized Least Squares (GLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal, intensitas persediaan dan manajemen laba secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Pertumbuhan penjualan juga tidak mampu memoderasi pengaruh intensitas modal maupun intensitas persediaan terhadap agresivitas pajak. Namun demikian, pertumbuhan penjualan terbukti memperkuat pengaruh manajemen laba terhadap agresivitas pajak secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi agresivitas pajak pada perusahaan sektor Basic Materials lebih dipengaruhi oleh kebijakan diskresioner manajemen pada kondisi pertumbuhan penjualan tertentu, dibandingkan oleh struktur aset perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui pengujian model integratif yang menjelaskan peran kontekstual pertumbuhan penjualan, serta kontribusi praktis bagi regulator dan manajemen dalam memahami determinan agresivitas pajak pada sektor padat modal dan padat persediaan.
Copyrights © 2026